Vrydag, 26 April 2013

seni dan budaya masyarakat belitung




atraksi Seni Dan Budaya Beltim Hadir Di Sail Wabe 2011

 seni dan Budaya merupakan salah satu asset Negara Indonesia yang harus tetap menjadi perhatian khusus dan tetap dijaga kelestariaanya, karena merupakan peninggalan atau warisan neneng moyang kita yang tidak mudah untuk saat ini menciptakan suatu budaya atau tradisi yang bisa diandalkan sebagai ciri khas icon yang diakui bagi suatu daerah di zaman yang modern dan telah terkontaminasi dengan teknologi yang canggih. Tradisi adalah suatu kebiasaan orang-orang terdahulu yang mana kehidupannya masih menggunakan cara tradisional yang kemudian dikembangkan mereka untuk menjadi suatu budaya dengan cara seperti menciptakan suatu tari-tarian, barang-barang kerajinan, atau pakaian yang biasa mereka pakai dan menjadi ciri khas kehidupan sehari-hari.
Seperti di Kab.Beltim sendiri juga mempunyai tradisi dan budaya sendiri yang sampai saat ini masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Kab.Beltim sendiri, awal mula terbentuknya ada masyarakat yang tinggal dan menetap di Pulau Belitung adalah disamping memang adanya orang-orang melayu yang sudah tinggal di Pulau Belitung ditambah para nelayan yang dikenal dengan suku sawang yang dulunya sering singgah beristirahat di Pulau Belitung dan akhirnya menetap dan suku sawang ini sendiri membawa suatu tradisi yang saat ini menjadi budaya Kab.Beltim (Buang Jong / Selamat Laut), ditambah dari pendatang lain seperti yang terkenal dengan sebutan Nek Campak dari Pulau Riau yang membawa budaya tari campak darat dan ada budaya beripat yaitu jika seorang laki-laki sudah dianggap dewasa harus di uji dahulu mentalnya agar bisa dianggap sudah dewasa dengan bertarung adu mental tanpa menggunakan baju saling memecut badan menggunakan sebilah rotan.
Masih banyak tradisi atau sejarah Kab.Beltim yang saat menjadi budaya. Masyarakat asli Pulau Belitung tidak merasa keberatan dengan kedatangan para pendatang terdahulu, oleh karena memang karakteristik masyarakat Pulau Belitung yang sangat ramah, sehingga tradisi yang dibawa oleh para pendatang terdahulu bisa diterima bahkan justru tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat Pulau Belitung. Seperti budaya tari campak darat yang akan dituangkan dalam artikel kali ini, Campak darat sendiri awalnya bukanlah budaya Pulau Belitung, namun suatu budaya yang dibawa oleh Nek Campak yang berasal dari Pulau Riau, dahulu Nek Campak juga seorang nelayan yang singgah di Pulau Belitung, Campak itu sendiri diartikan sebagai symbol penghormatan kepada tamu yang datang atau berkunjung ke Pulau Belitung, dahulu Campak tersebut disertai dengan pantun-pantun indah dengan bahasa melayu yang kental.

Kemarin, 09 Oktober 2011, pukul 14.00 Wib, Atraksi Seni dan Budaya Pulau Belitung kembali digelar di Kab.Beltim, bertempat di Pantai Nyiur Melambai, dimana salah satu pertunjukannya adalah tari Campak Darat itu sendiri. Pertunjukan Seni dan Budaya yang digelar kemarin merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Sail Wakatobi Belitung 2011. Meskipun acara tidak dapat berlangsung sesuai rencana dikarenakan Kota Manggar sendiri diguyur hujan lebat. Pada saat pelaksanaan acara, disamping mengamankan lomba mancing, Polres Beltim juga mengamankan acara Atraksi Seni dan Budaya tersebut.

1 opmerkings:

dicari kenalan pria kesepian... Yg tinggal diseputar belitung. Tapi pria yg berlatar pria baik2. Yg gak liar. Kalem. Sopan. Tidak kasar. Yg tidak munafik tentang sex.
disini sama2 butuh. Sama2 saling jaga rahasia n privacy.
jujur saya paling suka ngemut kontol... Apalagi jilatin telornya. Tapi saya cuma mau kencan dg pria yg saya anggap komunikasinya baik n jujur. Kalo anda tidak munafik, kontak aja yaa ; 085208808686

Plaas 'n opmerking

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More